Konsep dan pendekatan sistem dalam pembelajaran
Rabu, 07 Maret 2018
Konsep
dan pendekatan sistem dalam pembelajaran
A.
Konsep
perencanaan sistem pembelajaran
1.
Pengertian
perencanaan pembelajaran
Roger A Kaufman (Harjanto 1997: 2) mengemukakan bahwa
"Perencanaan adalah
suatu proyeksi (perkiraan)
tentang apa yang
diperlukan dalam rangka mencapai tujuan yang absah dan
bernilai. Perencanaan sering juga disebut sebagai jembatan yang menghubungkan
kesenjangan atau jurang antara keadaan masa kini dan keadaan yang diharapkan
terjadi pada masa yang akan datang. Menurut Administrative Action Techniques of
Organization and Management “perencanaan adalah menentukan apa yang akan
dilakukan. Perencanaan mengandung rangkaian-rangkaian putusan yang luas dan
penjelasan-penjelasan dari tujuan, penentuan kebijakan, penentuan program,
penentuan metode-metode dan prosedur tertentu dan penentuan kegiatan
berdasarkan jadwal sehari-hari.
Muhammad Affandi, S.Pd.,M.Pd. adalah dosen tetap pada Program Studi Pendidikan Guru
Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas
Muhammadiyah Purwokerto (UMP). enam pokok pikiran yaitu:
1)
Perencanaan melibatkan
proses penetapan keadaan
masa depan yang diinginkan.
2)
Keadaan
masa depan yang diinginkan itu kemudian dibandingkan dengan keadaan sekarang,
sehingga dapat dilihat kesenjangannya.
3)
Untuk
menutup kesenjangan itu perlu dilakukan usaha-usaha.
4)
Usaha
yang dilakukan untuk menutup
kesenjangan dapat beranekaragam dan merupakan alternatif yang
mungkin ditempuh.
5)
Pemilihan
alternatif yang paling baik, dalam arti
yang mempunyai efektivitas dan
efisiensi yang paling tinggi perlu dilakukan.
6)
Alternatif yang
dipilih harus diperinci
sehingga menjadi pedoman
dalam pengambilan keputusan apabila akan dilaksanakan
Ibrahim (1993) mengatakan bahwa “Secara garis besar
perencanaan pembelajaran mencakup kegiatan merumuskan tujuan apa yang akan
dicapai oleh suatu kegiatan pembelajaran,
cara apa yang
dipakai untuk menilai
pencapaian tujuan tersebut, materi-bahan
apa yang akan
disampaikan, bagaimana cara menyampaikannya, serta
alat atau media
apa yang diperlukan.
Dengan perencanaan pembelajaran, guru dapat memperkirakan, mempersiapkan, dan menentukan tindakan apa yang akan dilakukan pada waktu proses
pembelajaran berlangsung. Pada tahap ini, guru mempersiapkan segala sesuatunya
agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif.
Perencanaan pembelajaran menurut saya adalah suatu
kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkasn segala sesuatu yang akan di
gunakan untuk pembelajaran, perencanaan tersebut harus dipersiapakan agar
pembelajaran berjalan dengan baik.
2.
Prinsip
perencanaan pembelajaran
Menurut sagala (2003) beberapa prinsip perencanaan pembelajaran yang terdiri
atas:
1) Menetapkan apa
yang akan dilakukan oleh guru,
kapan dan bagaimana cara melakukannya dalam
implementasi pembelajaran
2) Membatasi
sasaran atas dasar tujuan intruksional khusus dan menetapkan pelaksanaan kerja untuk mencapai
hasil yang maksimal
melalui proses penentuan target
pembelajaran.
3)
Mengembangkan
alternatif-alternatif yang sesuai dengan strategi pembelajaran.
4) Mengumpulkan
dan menganalisis informasi
yang penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
5) Mempersiapkan
dan mengkomunikasikan rencana-rencana dan keputusan keputusan yang berkaitan
dengan pembelajaran kepada pihak yang berkepentingan.
Prinsip perencanaan pembelajaran:
1.
Signiikasi
2.
Relevansi
3.
Adaptif
4.
Feasibilitas
5.
Kepastian
6.
Ketelitian
7.
Waktu
8.
Monitoring
9.
Isi
perencanaan
3.
Karakteristik
perencanaan pembelajaran
Darwyn Syah, menjelaskan terdapat beberapa karakteristik
perencanaan pengajaran yaitu:
1)
Merupakan
proses rasional, sebab berkaitan dengan tujuan social dan konsep – konsepnya
yang dirancang oleh banyak orang.
2)
Merupakan
konsep dinamik, sehingga dapat dan perlu dimodifikasi jika informasi yang masuk
mengharapkan demikian.
3)
Perencanaan
terdiri dari beberapa aktivitas, aktivitas itu banyak ragamnya, namun dapat
dikategorikan menjadi prosedur – prosedur.
4)
Perencanaan pengajaran
berkaitan dengan pemilihan
sumber dana, sehingga harus
mampu mengurangi pemborosan,
duplikasi, salah penggunaan dan
salah dalam manajemennya.
Karakteristik perencanaan
pembelajaran:
1.
Penyusunan
perencanaan pembelajaran ditujuka terhadap siswa yang belajar.
2.
Memiliki
tahapan- tahapan (persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tidak lanjut)
3.
Sistematis
4.
Pendekatan
sistem
5.
Pembelajaran
yang humanis
4.
Manfaat perencanaan pembelajaran
Dalam bukunya
Darwyn Syah yang
berjudul Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama
Islam, tertulis manfaat
yang diperoleh dari perencanaan pengajaran dalam proses
belajar mengajar yaitu :
1)
Sebagai
petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
2)
Sebagai pola
dasar dalam mengatur
tugas dan wewenang
bagi setiap unsure yang terlibat
dalam kegiatan.
3)
Sebagai pedoman
kerja bagi setiap
unsure, baik unsure
guru maupun unsure murid.
4)
Sebagai alat
ukur efektif tidaknya
suatu pekerjaan, sehingga
setiap saat diketahui ketepatan
dan kelambatan kerja.
5)
Untuk
bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.
6)
Untuk
menghemat waktu, tenaga, alat – alat dan biaya.
Manfaat dari
perencanaan pembelajaran menurut saya adalah dengan adanya perencanaan sebelum
pembelajaran dapat membuat guru memahami tahap-tahap ketika melakukan proses
pembelajaran, mulai dari penggunaan ala yang akan digunakan, dan dapat mengatur
waktu dengan baik demi kelancaran proses pembelajaran.
B. Pendekatan
sistem dalam pembelajaran
1.
Pengertian
sistem
Sistem awalnya berasal dari bahasa
Yunani (sustēma) dan bahasa Latin (systēma). Menurut (Gordon, 1990; Puxty,
1990) Sistem adalah kesatuan yang terdiri dari komponen-komponen yang terpadu
dan berproses untuk mencapai tujuan.
·
(Oemar, H :2002) mengatakan bahwa sistem
adalah suatu konsep yang abstrak yakni seperangkat komponen atau unsur-unsur
yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.
·
(sanjaya, 2008:2) ciri utama suatu sistem
adalah:
(1) suatu sistem memiliki tujuan tertentu, (2) untuk mencapai tujuan sebuah sistem memiliki fungsi-fungsi tertentu, (3) untuk menggerakkan fungsi, suatu sistem harus ditunjang oleh berbagai komponen.
(1) suatu sistem memiliki tujuan tertentu, (2) untuk mencapai tujuan sebuah sistem memiliki fungsi-fungsi tertentu, (3) untuk menggerakkan fungsi, suatu sistem harus ditunjang oleh berbagai komponen.
Menurut
Jogiyanto H.M (2001) Sistem adalah suatu
grup dari elemen-elemen baik berbentuk fisik
maupun bukan fisik
yang menunjukkan suatu kumpulan
saling berhubungan
diantaranya dan berinteraksi bersama-sama menuju satu atau
lebih tujuan,sasaran atau akhir dari sistem.
2.
Pengertian
pendekatan sistem
Pendekatan sistem adalah :
1.
Alat
atau teknik yang dirancang untuk memahami suatu sistem,
2.
Suatu
cara yang dilakukan secara ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan untuk
melakukan berbagai analisis terhadap suatu sistem.
3.
Pembelajaran
sebagai suatu sistem
·
Sistem
pembelajaran merupkan suatu kombinasi terorganisir yang meliputi unsur-unsur
manusiawi, material, fasilitas, perlengkapn, dan prosedur yang berinteraksi
untuk mencapai suatu tujuan.
·
Bentuk
sederhana pendekatan sistem dalam pembelajaran:
1.
Mengidentifikasi
2.
Mengembangkan
3.
Mengevaluasi
4.
Merevisi
4.
Manfaat
penerapan pendekatan sistem dalam perencanaan pembelajaran
Penggunaan pendekatan sistem dalam perencanaan
pembelajaran bermanfaat dalam:
1.
Dapat
memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kegiatan perencanaan
pembelajaran
2.
Menghasilkan
rumusan rencana pembelajaran yang bermutu
3.
Dapat
menyususn pembelajaran yang efektif dan efisien.
Komentar
Posting Komentar